GemaMerdeka – Setelah sekian lama tidak tersentuh pembangunan, akhirnya di tahun 2021 ini Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara membangun jalan penghubung antar kecamatan yakni Kecamatan Batik Nau di desa Air Manganyau yang tembus Desa Wonoharjo Kecamatan Giri Mulya.

Jalan penghubung ini sendiri akan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian yang di khususkan untuk wilayah Transmigirasi dengan anggaran sebesar Rp. 2 milyar rupiah.

Kepala Dinaskertrans Bengkulu Utara Drs. Fahrudin melalui Kabid Transmigrasi yakni Edwin Fikri menyebutkan jalan penghubung tersebut sudah puluhan tahun dalam kondisi tanah sehingga sangat menyulitkan warga setempat untuk melakukan kegiatan sehari – harinya khususnya untuk mengeluarkan hasil pertanian dan akses pendidikan warga setempat sejauh 4 kilometer.

“Jalan ini kondisinya tanah sudah lama belum tersentuh pembangunan, sehingga menyulitkan warga untuk mengeluarkan hasil pertanian dan akses pendidikan” Singkat Edwin Fikri.

Kabid Transmigrasi Bersama camat Batik Nau melakukan peninjaun jalan penghubung Batik Nau – Wono Harjo menggunakan Trail

Lebih lanjut Edwin Fikri menjelaskan untuk menghindari adanya pengalihan anggaran, pihaknya akan segera mulai membangun jalan tersebut pada akhir Febuari ini yang dimana pemenang pengerjaan jalan akan dilakukan oleh kontraktor pemenang tender yang berasal dari Sumatera Barat.

” ya tentu sudah kita lakukan lelang dan dimenangkan oleh kontraktor dari sumatera barat. kita lelang terbuka dan kami syaratkan khusus pembangunan harus sesuai spek dan wajib menggunakan material yang bemutu . agar jalan dap[at bertahan lama ” tutup ujar Edwin Fikri

FbR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *