GemaMerdeka – Dengan menargetkan kelahiran 50.000 sapi baru, Pemkab Bengkulu Utara pada tahun 2021 ini menargetkan seluruh petani sawit di Bengkulu Utara untuk juga menjadi peternak sapi.

Program ini sendiri telah dirancang Pemkab Bengkulu Utara dengan mengembangkan Sistem Integrasi Sapi Dengan Kelapa Sawit (SISKA) yang dimana nantinya para petani sawit dapat membuat kandang sapi diruang kosong di kebun sawit tersebut, sehingga kebutuhan  pupuk kandang dapat terpenuhi dari sapi sapi tersebut.

Kepala DTPHP Bengkulu Utara Kuasa Barus menyebutkan bagi para petani sawit yang tidak memiliki anggaran untuk membeli indukan sapi nantinya dapat menggunakan dana KUR dengan bunga hanya sekitar 6 persen setahun dari pinjaman.

“Bagi petani yang tidak memiliki modal nanti bisa menggunakan dana KUR yang bunganya hanya sekitar 6 persen pertahun” Singkat Kuasa Barus.

Lanjut Kuasa Barus menjelaskan Pihak Pemkab Bengkulu Utara juga nantinya siap mengirimkan petugas kesehatan hewan ternak untuk para peternak pemula yang ingin berkonsultasi dan melakukan pengecekan kesehatan ternak, sehingga jika nantinya program tersebut berjalan dan sukses, Pemkab Bengkulu Utara menargetkan kebutuhan sapi untuk Provinsi Bengkulu disuplay terbanyak dari Kabupaten Bengkulu Utara.

“Kita siap mengirimkan petugas kesehatan hewan ternak untuk mengecek kondisi kesehatan ternak, jika nanti program ini sukses, Bengkulu Utara akan menjadi penyuplay sapi terbanyak untuk Provinsi Bengkuluā€¯ Ujar Kuasa Barus.

FbR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *