GemaMerdeka –Tim Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara bersama pihak BKSDA berhasil mengamankan seekor elang ulo bido (Spilornis cheela) yang merukapan salah satu hewan di lindungi, elang ini diamankan dari salah satu Kepala Desa di Kecamatan Hulu Palik Bengkulu Utara berinisial LA. Elang ini sempat viral di Media Sosial karena oknum Kades sempat mempostingnya sebagai hasil perburuan beberapa hari lalu.

Selain mengamankan burung elang, Petugas juga memeriksa oknum Kades karena di duga melakukan tindak pidana dengan berburu hewan di lindungi,

Mengecam perbuatan oknum Kades, Kasi Korservasi Wilayah Satu BKSDA Bengkulu Utara Said Jauhari menyebut elang yang diamankan dalam kondisi tidak bisa terbang, karena mengalami luka tembak di bagian sayap.

”Okmun Kades tersebut itu melakukan tindakan tidak terpuji dan melanggar UUD Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam, di pasal 21 ayat 2 diyatakan bahwa setiap orang dilarang berburu hewan dilindungi” Jelas Said Jauhari.

Sembari mengobati luka tembak tersebut, BKSDA terlebih dahulu melakukan konservasi terhadap Elang Ulo Bido, setelah di konservasi dan luka tembak sudah sembuh, Elang rencananya akan di lepas liarkan di habitatnya.

FbR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *