Bengkulu Utara – Kran umroh sudah dibuka Pemerintah Arab Saudi. Jamaah haji kecil, sejak Desember 2021 ini, sudah bisa mempersiapkan diri menuju ke tanah haram, setelah sekian lama gegara pagebluk Covid-19, Arab Saudi memilih menutup diri dari negara luar. Meski begitu, Arab Saudi turut menerang vaksin yang direkomendasikan kepada jamaah umrah, agar bebas karantina setibanya di sana. Adapun vaksin yang diakui Arab Saudi yakni Pfizer BioNtech, AstraZeneca,Moderna dan Johnson & Johnson.

Kepala Kantor Kemenag Bengkulu Utara (BU), Ajamalus,S.Ag, MH, saat dikonfirmasi tak menyangkal sudah dibukanya kran ibadah Umrah oleh Arab Saudi itu. Dia tak menyangkal, dari hasil komunikasi yang dilakukan pemerintah sudah mendapati hasil positif itu. Meski begitu, dia mengamini beberapa regulasi teknis yang diberlakukan oleh Arab Saudi, menyikapi pandemi Covid-19 yang belum menjumpai obat penyembuhnya itu.

“Per Desember ini sudah bisa berkunjung ke Arab Saudi. Termasuk Indonesia,” kata Ajamalus.

Dia juga mengimbau, agar masyarakat bisa lebih selektif dalam menentukan agen travel perjalanan umrah yang notabene tidak dikendalikan langsung, layaknyanya ibadah haji itu. Hanya saja, terus dia, masyarakat bisa lebih dulu memastikan rekam jejak perusahaan travel yang digunakan agar menghindari kerugian saat berada di tanah suci atau gagal berangkat.

“Pastikan betul, khususnya soal kualifikasi agen perjalanannya dan pastikan juga jadwal keberangkatannya,” tukas Ajamalus. (way)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.