Bengkulu Utara – Guyuran anggaran untuk penguatan UMKM di daerah dalam program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), diharapkan turut menstimulasi munculnya inovasi pelaku usaha untuk melahirkan interpreur daerah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Inayati, SE, melalui Kabid Koperasi dan UKM, Ali Wardana, SE, membenarkan hal ini. Apalagi terus dia, pandemi Covid-19 yang mengakibatkan terbatasnya ruang gerak sosial masyarakat, menjadi ancaman serius sektor-sektor bisnis.

“Inovasi sangat penting dilakukan. Terlepas pandemi, kemajuan zaman dan teknologi, menuntut sistem bisnis lebih adaptif,” ujarnya, kemarin.

Gerak inovasi inilah, lanjut dia, akan memunculkan interpreneur-interpreneur di daerah dengan ragam sektor bisnis yang digelutinya

“Kuncinya adaptif. Mungkin inilah salah satu hikmah dari pandemi. Khitoh dari inovasi adalah adaptif. Begitu pun sektor usaha,” pungkasnya. (way)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.