Bengkulu Utara – Upaya tangkal dini Covid-19 di masyarakat relatif rendah. Ops Zebra Nala 2021, acap menjumpai pengguna kendaraan yang terkesan abai, akan virus yang belum ditemukan obatnya dan menjadi dalang kelumpuhan ekonomi nasional dan global itu.

Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto, SIK, MH, melalui Kasat Lantas AKP Verdhana Mahardika, SIK,MH turut prihatin dengan kondisi itu. Karenanya, bersamaan dengan Ops Zebra Nala, Satgas dan pemerintah daerah jajaran, melakukan penekanan angka abai itu di masyarakat.

“Karenanya ada pemberian stiker terkait Covid-19 dan juga memberikan masker kepada pengendara yang terjaring razia,” kata Kasat, kemarin.

Pertimbangan dampak psikis yang tengah terjadi di masyarakat, membuat tindakan simpatik lebih diutamakan dalam razia lalu lintas yang digelar. Meski, terus dia, upaya yang lebih tegas juga tetap diakukan seperti penilangan baik pengendara hingga ranmor, ketika tidak mampu membuktikan kepemilikan atau kelengkapan surat-surat kendaraan.

“Semakin abai prokes, maka upaya bersama menghentikan laju pandemi Covid-19, akan sulit untuk dicapai. Perlu langkah dan kesadaran bersama seperti vaksinasi yang saat ini terus berjalan dan perlu didukung juga dengan prilaku tertib prokes di masyarakat yang juga tak kalah penting,” pungkasnya. (way)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.