Bengkulu Utara – Usai Perda tentang Jamkesda yang kini masih belum tuntas elemen aturan turunannya oleh daerah, DPRD Bengkulu Utara (BU) mengkonfirmasikan bakal kembali menyusun raperda inisiatif keduanya. Kali ini, terkait raperda adat.

Ketua DPRD BU, Sonti Bakara,SH, membenarkan soal ini. Dalam bincang dengan media ini, Sonti mengaku sudah membahas ancang-ancang raperda ini di gelanggang Badan Pembentukan Perda.

“Raperda inisitif ini, terkait dengan adat,” terangnya, kemarin.

Tak hanya itu saja, politisi PDIP itu menerangkan, secara umum pihaknya sudah memiliki matriks internal untuk menjadi proyeksi kerja inisitif yang akan dimotori oleh setiap komisi pembidangan. Dia menerangkan, proyeksi perda inisiatif ini, untuk menjawab paceklik regulasi inisiatif yang terjadi bertahun-tahun dan baru “pecah telur” pada tahun lalu.

“Kami juga akan kembali mengamati perkembangan perda jamkesda. Harapannya, perda ini bisa segera berimplikasi pada tatanan kehidupan sosial masyarakat di daerah,” pungkasnya. (way)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.