GemaMerdeka – Terhitung seminggu kedepan, akses jalan lintas Bengkulu – menuju Muko – Muko maupun sebaliknya yang melintasi Desa Giri Kencana Kecamatan Ketahu terpaksa dialihkan ke jalur lama non status yakni Jalur Urai-Bintunan yang melintasi Desa Serangai, Selolong dan Air Lakok.

Pengalihan jalan ini dilakukan untuk seluruh pengendara tanpa terkecuali disebabkan pihak PUPR tengah melakukan perbaikan dengan melakukan pembongkaran mengunakan alat berat terhadap jalan yang putus beberapa waktu lalu setelah dihantam derasnya air yang meluap di Desa Giri Kencana.

Bahkan akibat dari perbaikan jalan ini juga berdampak dengan para armada truk batu bara yang telah 2 hari terakhir tidak lagi beroperasi disebabkan para truk armada dilarang melintasi jalan lintas non status jalur Urai-Bintunan.

Dilarangnya melintas jalan non status tersebut juga merupakan dari hasil kesepakatan yang telah dilakukan di Kantor Camat beberapa waktu lalu, disebabkan warga menolak adanya aktivitas angkutan armada batu bara melintasi jalur Urai-Bintunan.

Namun Kanit Lantas Polsek Ketahun yakni Bripka Eka Marzon menjelaskan pelarangan ini hanya berlaku untuk para armada truk batu bara, sedangkan angkutan umum dan lainnya tetap diperbolehkan melintasi jalan non status tersebut.

“Angkutan umum dan lainya bisa melewati jalur Urai-Bintunan, hanya armada batu bara saja yang tidak di izinkan, pengerjaan perbaikan jembatan ditargetkan akan rampung selambatnya 7 hari kedepan” Jelas Bripka Eka Marzon.

FbR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *