GemaMerdeka – Menjelang Hari Raya Idul Fitri jumlah pengunjung pasar cenderung meningkat. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian bersama unsur forkopimda meninjau langsung kondisi pasar di Ketahun dan mensosialisasikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM Mikro) di Aula Kantor Desa Giri Kencana, Ketahun, Senin (10/05/2021).

Peninjauan langsung Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian bersama Kapolres BU dan Dandim 0423 BU, tersebut untuk memastikan pedagang dan pembeli tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan wajib memakai masker.

“Berdasarkan data perkembangan terbaru kasus COVID-19 di Bengkulu Utara, jumlah pasien semakin bertambah. Hal tersebut kita tingkatkan kembali penerapan prokes dengan wajib memakai masker,”terang Bupati

Tambahnya, seperti yang amanatkan presiden, selaku kepala daerah wajib mensosialisasi tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM Mikro) Ini bagian dari road show yg sudah tiga hari ini kita laksanakan.

“Dan tadi kita melihat dan memantau kondisi pasar H-3 sebelum lebaran yang sudah menjadi asumsi kita, sudah terjadi tumpukan para pembeli ataupun penjual. Alhamdulillah tingkat kesadarannya mulai membaik meskipun ada beberapa yang belum mematuhi protokol kesehatan,”jelas bupati

Lanjutnya, roadshow PPKM berbasis Mikro sampai tingkat RT dan RW dalam suatu desa atau kelurahan yang bertujuan untuk memutus rantai penularan Covid-19.

“PPKM mikro merupakan suatu strategi yang komprehensif dilihat dari keterlibatan dari semua unsur untuk melakukan tindakan pencegahan, penanganan, pembinaan dan dukungan untuk penanganan Covid-19. PPKM Mikro dilakukan secara terstruktur dengan posko tingkat pusat provinsi, kabupaten, kecamatan dan posko tingkat-tingkat desa,” jelas Bupati.

“Kita ini bukan himbauan lagi kita ini adalah program aksi langsung menyentuh by name by name by address masyarakat kita terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya.

FbR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *