Bengkulu Utara – Menuju umur setengah abad, MR, 44 tahun warga Desa Pasar Kerkap Kecamatan Air Napal, Bengkulu Utara (BU), terancam bakal mendekam lama di dalam penjara. Kelakuannya 4 tahun silam, terbongkar. Dia menjadi terlapor dugaan kasus asusila. Kian berat lagi, aksi itu dilakukan terhadap anak di bawah umur yang masih duduk di bangku menengah pertama. Aksi cabul yang dilakukan sekitar 4 tahun silam itu, seluruhnya terjadi di dalam mobil tersangka. Korban mengaku, diiming-imingi uang ratusan ribu rupiah oleh pelaku, sebelum melancarkan birahi liarnya.

Kapolres BU AKBP Anton S Hartanto,SIK,MH melalui Kasat Reskrim AKP Jerry A Nainggolan,SIK, mengatakan pelaku ditangkap di rumahnya. Dari hasil penyidikan, pihaknya menjerat pelaku dengan Pasal 81 ayat (2) Sub Pasal 82 Jo Pasal 76 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Polisi juga mengungkapkan, untuk melancarkan aksi pelaku lebih dulu menjemput korban, kemudian mengajak korban menggunakan mobilnya. Dalihnya? menuju Kota Arga Makmur, untuk mengantarkan barang dagangnnya; minyak. Di mobil itulah, berkali-kali pelaku berhasil melancarkan aksi cabulnya. Meski setelahnya, pelaku membayar. Diamini korban. Angkanya variatif. Mulai dari Rp 600 ribu. Terus menurun, sampai Rp 300 ribu. Transaksi pidana itu pun dicatat polisi, menjadi bagian Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” jelas polisi soal jerat pasal yang disangkakan kepada pelaku. (way)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.